Harga Kripto Hari Ini Sabtu 30 April 2022: Bitcoin hingga Solana Kompak Lesu

Harga bitcoin dan kripto teratas lainnya kompak tertekan pada perdagangan Sabtu, (30/4/2022). Harga kripto XRP dan XRP alami koreksi terbesar pada https://www.rs-import.com/ akhir pekan ini.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu pagi, 30 April 2022, bitcoin (BTC) sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar merosot 2,79 persen dalam 24 jam terakhir. Harga bitcoin sudah melemah 2,91 persen dalam sepekan. Saat ini harga bitcoin ditransaksikan di posisi USD 38.608,87 atau sekitar Rp 560,97 juta (asumsi kurs Rp 14.530 per dolar AS).

Koreksi harga bitcoin itu juga diikuti ethereum (ETH). Harga ethereum melemah 3,82 persen dalam 24 jam terakhir. Kini harga ethereum ditransaksikan di posisi USD 2.818,38 atau sekitar Rp 40,94 juta. Harga ethereum merosot 4,92 persen dalam sepekan.

Selanjutnya, harga XRP alami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir. Harga XRP merosot 5,09 persen ke posisi USD 0,6112. Dalam sepekan, harga XRP susut 15,12 persen. Diikuti harga Cardano tergelincir  4,12 persen. Harga Cardano merosot 10,92 persen dalam sepekan. Kini harga Cardano ditransaksikan di posisi USD 0,8079.

Di sisi lain, harga Binance Coin atau BNB pada Sabtu pagi ini juga merosot. Harga BNB tergelincir 2,97 persen ke posisi USD 303,38 dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harga BNB Coin merosot 3,38 persen.

Selain itu, harga Solana alami koreksi tajam dengan turun 3,94 persen ke posisi USD 94,10 dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harga Solana susut 6,52 persen.

Harga TerraUSD (UST) turun tipis 0,01 persen ke posisi USD 0,9997 dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga TerraUSD tergelincir 0,32 persen.

Stablecoin seperti harga tether stagnan di posisi USD 1. Demikian juga USD Coin. Harga USD Coin melemah tipis dalam 24 jam terakhir dengan susut 0,01 persen ke posisi USD 0,9999. Selama sepekan, harga USD Coin melemah 0,03 persen.

Pasar Kripto Bergejolak Selama Pekan Terakhir April 2022

Sebelumnya, secara umum, kondisi pasar kripto yang lesu selama satu pekan terakhir ini, masih disebabkan oleh tipisnya volume perdagangan. Meski, pada awal pekan lalu, sejumlah kripto sempat menghijau, kini kembali babak belur di zona merah.

Menurut data dari situs Coinmarketcap pada Jumat (29/4/2022), 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar mayoritas berada di zona merah dalam 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) bertahan pada kenaikan tipis 0,84 persen, saat ini BTC berada di harga USD 39.785,68 per keping atau sekitar Rp 579,7 juta.

Ethereum (ETH) juga menguat tipis 0,96 persen ke USD 2.932,38 per keping pada rentang waktu yang sama. Sedangkan sisa kripto teratas lainnya masih terjebak di zona merah.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan saat ini pelaku pasar masih ragu-ragu menempatkan uangnya di instrumen investasi berisiko, seperti aset kripto. Alhasil market masih terus bearish hingga pekan terakhir April 2022 ini.

“Sikap investor masih jenuh melakukan aksi jual-beli untuk mengakumulasi investasi aset kripto mereka. Hal tersebut dampak dari bagian aksi risk-off seiring maraknya sentimen negatif di exchange kripto. Selain itu, pelaku pasar juga ingin jaga jarak dengan gejolak di pasar kripto menjelang rapat The Fed bulan depan,” kata Afid dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat, 29 April 2022.

Sebelumnya, Ketua The Fed, Jerome Powell, memberi sinyal lembaganya tersebut akan mengerek suku bunga 50 basis poin pada Mei 2022. Langkah ini dikhawatirkan dapat menyumbat pertumbuhan konsumsi dan investasi, dua motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi.

Sentimen Negatif