Madrid Depak Chelsea, Ancelotti Ledek Premier League

Madrid – Real Madrid tetap lolos ke semifinal Liga Champions meski kalah 2-3 dari Chelsea. Carlo Ancelotti tampaknya meledek Premier League usai sukses Madrid itu.

Los Blancos menjamu Chelsea di Santiago Bernabeu pada perempatfinal leg kedua, Kamis (13/4/2022) dinihari WIB. Berbekal keunggulan 3-1 di leg pertama, Madrid toh tidak menjalani pertandingan dengan mudah.

Awalnya, Madrid kesulitan membendung the Blues sehingga kebobolan tiga gol dari Mason Mount, Antonio Ruediger, dan Timo Werner pada 75 menit pertama. Namun, pemain pengganti Rodrygo berhasil menciptakan gol balasan lima menit kemudian untuk memaksakan pertandingan berlanjut di extra time.

Karim Benzema akhirnya mematahkan hati Chelsea dengan golnya di menit ke-96. Skor tidak berubah sampai pertandingan berakhir sehingga Real Madrid dipastikan lolos dengan keunggulan agregat 5-4.

Kelolosan Madrid mengikuti Villarreal yang secara mengejutkan menyingkirkan tim favorit Bayern Munich dengan agregat 2-1. Spanyol memungkinkan menambah wakilnya jika Atletico Madrid bisa mendepak Manchester City pada laga di Wanda Metropolitano, Kamis (14/4) dinihari WIB.

Ancelotti senang dengan kiprah tim-tim Spanyol di Liga Champions 2021/2022. Pasalnya, selama ini Premier League dianggap lebih baik ketimbang LaLiga. Ancelotti juga menyelamati Villarreal karena berhasil mengalahkan Bayern, klub yang pernah dilatihnya.

“Klub ini tidak pernah menyerah,” cetus pelatih Madrid itu kepada Canale 5, yang dikutip Football News “Untuk alasan ini, kami mendapatkan ganjaran besar seperti semifinal.”

“Gol pertama kami itu sebuah pukulan buat mereka. Real Madrid itu terbiasa bermain di semifinal, tapi kami bangga sudah mencapai target ini karena semua orang bilang bahwa sepakbola Inggris lebih unggul daripada sepakbola Spanyol, yang bilang begitu kebanyakan odgj.”

“Pada akhirnya, Spanyol memiliki dua tim di semifinal. Ini bukan balas dendam pribadi. Saya turut gembira untuk Villarreal dan Unai Emery, sebuah tim dan pelatih yang hebat. Besok akan ada kandidat untuk semifinal lainnya, Atletico Madrid,” imbuh Ancelotti usai Real Madrid mendepak Chelsea.

Secara agregat Los Blancos menang dengan skor 5-4. Mereka terselamatkan karena berhasil memetik kemenangan 3-1 atas Chelsea pada leg pertama di Stamford Bridge.

Apa rekor mentereng yang dibukukan Carlo Ancelotti setelah pertandingan dramatis tersebut?

Menurut rs-import, hanya tiga pelatih yang pernah lolos ke semifinal Liga Champions dalam delapan musim berbeda. Satu di antara anggota geng elite itu adalah Carlo Ancelotti.

Carlo Ancelotti menyusul masuk ke geng elite tersebut berkat keberhasilan Real Madrid mendepak Chelsea malam tadi. Sebelumnya, geng tersebut hanya dihuni oleh Jose Mourinho dan Pep Guardiola.

Tuchel: Madrid Diuntungkan Aturan 5 Pergantian Pemain di LaLiga

Thomas Tuchel menilai Real Madrid diuntungkan aturan lima pergantian pemain LaLiga saat mengalahkan Chelsea. The Blues tak bisa melakukan itu di Liga Inggris.

Chelsea bertandang ke Santiago Bernabeu untuk menantang Real Madrid pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions, Rabu (13/4/2022) dini hari WIB. The Blues mengemban misi sulit untuk bisa membalikkan ketertinggalan agregat 1-3.

Tim London Biru kalah 1-3 di Stamford Bridge pada leg pertama. Jala Chelsea tiga kali bergetar akibat hat-trick dari Karim Benzema. Chelsea hanya mampu membalas lewat Kai Havertz.

Manajer Chelsea Thomas Tuchel mengungkap bahwa faktor fisik memegang peranan penting terkait kekalahan timnya di leg pertama. Ia menilai anak asuhannya kesulitan mengimbangi kemampuan fisik Los Blancos.

Pria asal Jerman ini menilai Madrid diuntungkan dengan peraturan pergantian lima pemain di setiap laga di LaLiga. Sementara di Liga Inggris, Chelsea hanya boleh mengganti maksimal tiga pemain dalam satu laga. Liga Inggris baru menerapkan aturan lima pergantian pemain di setiap laga mulai musim depan.

Hal ini membuat Madrid lebih punya keleluasaan untuk melakukan rotasi demi menjaga kebugaran para pemainnya. Kondisi yang tak sepenuhnya bisa dilakukan Chelsea di Liga Inggris.

Tuchel kini harus memutar otak agar The Blues tak lagi keteteran secara fisik dari Madrid di leg kedua. Chelsea harus menang paling tidak dengan selisih tiga gol untuk bisa melaju ke semifinal.

“Kami ingin (di leg pertama) lebih mengandalkan fisik; kami tidak bekerja cukup keras. Kami tidak bekerja cukup intens di pertandingan pertama,” ujar Tuchel yang digadang akan menjadi pelatih MU dikutip dari situs UEFA.

Kedua, kami menghadapi kerugian besar dalam hal fisik karena Real Madrid bermain sepanjang tahun dengan lima pergantian. Sementara kami harus bermain di liga yang paling penuh tekanan dan memainkan pertandingan yang ketat sepanjang musim,” ungkapnya menambahkan.

Kekalahan 1-3 di Stamford Bridge pada laga leg pertama memang cukup menyesakkan bagi Chelsea. Sebab, jika sampai tersingkir dari Liga Champions, maka secara matematis, mereka tinggal mengharapkan Piala FA untuk bisa menutup musim dengan trofi.

Di pentas Liga Inggris, kans untuk menjadi juara bisa dikata sudah tertutup, mengingat Chelsea telah tertinggal 12 poin dari Manchester City di puncak klasemen. Sementara di Piala Liga Inggris, mereka cuma bisa menjadi runner-up usai ditumbangkan Liverpool di partai final.