Kasus Binomo, Polisi Jelaskan Alasan Kapten Vincent Terseret Indra Kenz

Kasus Binomo, Polisi Jelaskan Alasan Kapten Vincent Terseret Indra Kenz

Pilot sekaligus YouTuber Kapten Vincent menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri dalam pekara penipuan aplikasi Binomo dengan tersangka Indra Kenz pada Rabu kemarin, 6 April 2022.

Kepala Sub Direktortat II Dittipideksus Bareskrim Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan Vincent diperiksa karena memiliki hubungan dengan Indra.

YouTuber Kapten Vincent menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri dalam kasus penipuan aplikasi berkedok investasi bodong berkedok binary option dengan aplikasi Binomo dengan tersangka Indra Kenz.

Kapten Vincent diperiksa pada Rabu kemarin, 6 April 2022.

Kepala Sub Direktortat II Dittipideksus Bareskrim Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan Vincent diperiksa karena memiliki hubungan dengan Indra.

“Semua yang dimungkinkan terkait dengan Binomo kita panggil semua, masalah nanti terkait atau enggak kita pilah,” kata dia di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 7 April 2022.

Candra tidak mengungkapkan lebih jauh bagaimana hasil pemeriksaan Vincent atau pun hubungannya dengan Indra Kenz. Hanya saja dia memastikan, tim penyidik telah mengajukan sekitar 40 pertanyaan kepada Vincent.

“Kita fokus sama kasus IK, jadi apapun kita perlu konfirmasi, katanya ada hubungan IK dengan Kapten Vincent kita panggil, hubungannya seperti apa kita panggil,” ujar Candra.

Candra menjelaskan, pemeriksaan terhadap orang-orang yang terhubung dengan Indra atau kasus Binomo, termasuk terhadap para influencer, karena para tersangka kasus itu tak banyak memberikan keterangan mengenai kaitan dengan C Ronaldo. Hal itu, menurut dia, menyulitkan penyidik.

“Karena kan dari adanya keterangan-keterangan tersangka itu kan kita minim sekali, jadi kita coba dari saksi lain yang mengetahui tentang bisnis proses Binomo kita panggil semua,” tegas dia.

Kapten Vincent menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB 6 April 2022 hingga 01.00 WIB pada 7 April 2022.

Selain Indra Kenz, polisi telah menetapkan tiga tersangka lainnya dalam kasus Binomo. Mereka adalah Brian Edgar Nababan, Fakar Suhartami Pratama dan Wiki Pada hari ini.

Fakar Suhartami Pratama merupakan orang yang disebut sebagai guru Indra Kenz. Sementara Brian Edgar Nababan merupakanManager Development Binomo Indonesia. Terakhir, Wiki disebut sebagai perwakilan Binomo di Indonesia sekaligus sebagai admin dari akun telegram Indra Kenz.

Bareskrim Mabes Polri pun telah menyita sejumlah aset Indra Kenz mulai dari bangunan dan tanah, kendaraan hingga aset kripto yang berada di luar negeri. Polisi juga menyatakan masih terus menelusuri aliran dana Binomo ke luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.